Showing posts with label Tokoh Dunia. Show all posts
Showing posts with label Tokoh Dunia. Show all posts

20 Foto Paling Bersejarah Di Dunia Sepak Bola

Banyak banget moment sepakbola setiap laganya akan tetapi dari yang banyak itu hanya sebagian yang akan tetap di kenang sepanjang secara dunia sepakbola. Apa sajakah foto foto bersejarah itu? berikut dikutip dari bolahore.com 20 Foto bersejarah dalam sepakbola dunia:


Gol David Beckham Dari Tengah Lapangan


Quote:
Sebuah gol spektakuler David Beckham dari tengah lapangan ke gawang Wimbledon musim 1996/97.



Scorpion Kick Dari Kiper Kolombia


Quote:
Kiper Kolombia, Rene Higuita melakukan aksi akrobatik “Scorpion Kick” dalam pertandingan melawan Inggris tahun 1995.



Selebrasi Sergio Aguero Setelah Mencetak Gol dan Membawa City Juara Liga Inggris


Quote:
Sergio Aguero mencetak gol penentuan yang membawa membawa City juara Liga Inggris. Sampai hari ini, momen ini tidak akan dilupakan oleh para Fans City di seluruh dunia.



Trofi Piala Dunia Dalam Perjalan Pulang Bersama Italia


Quote:
Piala Dunia 1982 di Spanyol, Italia keluar sebagai kampiun. Trofi Piala Dunia pun dibawa pulang ke tanah Italia.



Manchester United’s Class of ’92


Quote:
Salah satu foto bersejarah untuk United. Para pemain jebolan akademi United angkatan 1992 diantaranya ada Ryan Giggs, Beckham, Neville bersaudara dan Paul Scholes.



Foto Lionel Messi vs Real Madrid


Quote:
Foto Lionel Messi pemain terbaik dunia 4 tahun berturut-turut saat melakoni laga El Calsico musim lalu. Meskipun tidak mengandung nilai sejarah namun foto ini menunjukkan mengapa Messi pantas disebut sebagai pemain terbaik dalam dunia sepakbola.



Battle of Old Trafford


Quote:
Fans Arsenal dan United pasti mengingat foto ini. Duel yang dijuluki Battle of Old Trafford ini berjalan sengit dan keras. Ini merupakan foto provokasi Martin Keown setelah Van Nistelrooy gagal mengeksekusi penalti.



Vinnie Jones Meremas Kemaluan Gazza


Quote:
Salah satu foto bersejarah dalam sepakbola Inggris. Vinnie Jones meremas kemaluan Paul “Gazza” Gascoigne saat pertandingan.



Balotelli: Why Always Me?


Quote:
Foto selebrasi Balotelli dalam Derby Manchester. Setelah mencetak gol dia membuka kaosnya dan menunjukkan kaos dalam dengan tulisan Why Always Me?
City memenangkan Derby dengan skor telak 6-1.



Frank Rijkaard dan Rudi Voller


Quote:
Jerman bertemu Belanda di Piala Dunia tahun 1990. Dalam pertandingan ini tertangkap kamera aksi Rijkaard meludahi Rudi Boller. Sebuah tindakan yang tidak sportif.



Pep Guardiola dan Mourinho Duduk Bersama


Quote:
Mourinho merupakan asisten pelatih Bobby Robson saat itu, ia terlihat sedang duduk santai dan berbincang dengan Pep Guardiola. Beberapa tahun kemudian keakraban di atas berubah menjadi rivalitas di dunia sepakbola.



Gol Bunuh Diri Andres Escobar


Quote:
Sebuah gol bunuh diri Escobar di Piala Dunia 1994 yang harus dibayar mahal oleh dirinya. Dia tewas ditembak yang diyakini akibat gol bunuh dirinya tersebut.



Gol Terakhir Maradona di Piala Dunia


Quote:
Gol terakhir Diego Maradona di pentas Piala Dunia. Saat itu dia menjadi kapten tim Argentina di Piala Dunia tahun 1994. Setelah ini Maradona tidak pernah tampil lagi di Piala Dunia karena terjerat kasus doping.



Penyelamatan Heroik Jerzy Dudek


Quote:
Di final Liga Champions 2005, Liverpool sempat tertinggal 3-0 dari AC Milan. Dengan semangat dan mental baja Liverpool berhasil menyamakan kedudukan di menjadi 3-3. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti dan Dudek melakukan penyelamatan gemilang saat menggalkan penalti Shevcenko.



Tendangan Kungfu Eric Cantona


Quote:
Setelah mendapat kartu merah di pertandingan melawan Crystal Palace karena menedang lawan, Cantona yang sedang kembali ke lorong diejek secara verbal oleh suporter lawan, terpancing emosinya Cantona melayangkan tendangan Kungfu ke seorang fans.



Luis Suarez Menggigit Ivanovic


Quote:
Suarez memang salah satu striker terbaik di Liga Inggris, namun tingkah lakunya terkadang membuat geleng-geleng kepala. Saat timnya bertemua dengan Chelsea, Suarez menggigit Ivanovic. Tindakannya akhirnya mendapat larangan bermain dari FA.



Jantung Muamba Berhenti Berdetak dan Terjatuh di Lapangan


Quote:
Dalam sebuah pertandingan yang mempertemukan Tottenham dan Bolton, Fabrice Muamba yang merupakan pemain Bolton terjatuh dan jantungnya berhenti berdetak selama 78 menit. Secara ajaib dia selamat namun harus pensiun dini.



Roberto Baggio Gagal Penalti


Quote:
Dalam Final Piala Dunia 1994 antara Brasil dan Italia, Baggio yang tampil bagus sepanjang turnamen gagal melakukan tendangan penalti di saat penentuan. Brasil akhirnya keluar sebagai pemenang dan menjadi juara di Piala Dunia keempat kalinya.



Kartu Merah Beckham


Quote:
David Beckham mendapat kartu merah dari wasit karena dianggap sengaja menendang Diego Simeone. Setelah itu semua kegagalan Inggris seakan dilimpahkan kepada Beckham seorang.



Marc-Vivien Foe Meninggal di Lapangan


Quote:
ika Frabice Muamba cukup beruntung selamat dari serangan jantung, Marc-Vivien Foe tidak seberuntung itu. Pemain timnas Kamerun ini meninggal di atas lapangan karena serangan jantung saat membela negaranya di Piala Konfederasi 2003.



Demikianlah Thread dari ane gan semoga bermanfaat

Bagi Sobat UNIC Yg masih ada Stok Fotonya Silahkan ditambahkan




ane tambahin gan

Banana Kick ''Roberto Carlos''




Ini gan ane tambahin..
Tandukan Zidane ke Materazzi



Permintaan yg cukup banyak nih ane tampilin

Gol Tangan Tuhan Om Maradona



Ini foto yang paling bersejarah buat persepakbolaan Indonesia gan.


Indonesia tampil di Piala Dunia 1938, saat masih di bawah penjajahan Belanda. Pada saat itu, Indonesia di bawah nama Dutch East Indies (Hindia Belanda), merupakan peserta dari Asia yang pertama kali lolos ke Piala Dunia.

Indonesia tampil mewakili zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia untuk Piala Dunia 1938 hanya terdiri dari dua negara, Indonesia (Hindia Belanda) dan Jepang karena saat itu dunia sepakbola Asia 
memang hampir tidak ada. 


Komentar + Selengkapnya

Inilah Karakter Tsubasa di Kehidupan Nyata

Kamu pasti dulu sering nonton kan film kartun Captain Tsubasa di tivi sore-sore, aduh itu bener-bener film kartun favorit tuh meskipun kalau dipikir-pikir adegannya ngaco semua tapi tetep keren nih film. Nah tim Lintas.me mau bahas nih perbandingan tim Captain Tsubasa dibandingin sama tim dunia nyata kayak Lionel Messi, Ibrahimovic dkk, penasaran siapa aja?. Yuk disimak!.

Wakabayashi dan Neuer


Persamaan : sama-sama kiper tangguh, refleknya bagus, pernah main di klub Jerman, dan diandelin di klub dan tim nasional.

Matsuyama dan David Luiz


Persamaan : sama-sama bek, punya tendangan kenceng sebagai bek, terus suka maju, dan dapat diandalkan untuk membantu serangan, pokoknya paket lengkap deh.

Ishizaki dan Smalling


Persamaan : sama-sama bek yang kurang diandalkan di tim nya, suka blunder yang merugikan klubnya. Wah pokoknya nih bek harusnya jadi pilihan kedua deh.

Jito dan Van Buyten


Persamaan : sama-sama bek tangguh, badannya besar, dapat diandalkan untuk bertarung di udara, tapi lari dan gerakannya lambat.

Tachibana Bersaudara dan Da Silva Bersaudara


Persamaan : yang pasti sama-sama kembar bersaudara, suka nge-bingungin lawannya kalau di mainin bersamaan, dan punya skill kerjasama yang mumpuni.

Misugi dan Totti


Persamaan : sama-sama Fantatista / Playmaker, sosok yang paling diandalkan di klubnya masing-masing, skill passing di atas rata-rata dan mempunyai trick yang bisa memperdayai lawannya. Tapi sayang dua-duanya punya stamina yang jelek, terus gampang cedera.

Aoi Shingo dan Tevez


Persamaan : sama-sama second striker, berbadan kecil (pendek) tapi gesit, agresif, ngotot di depan gawang.

Misaki dan Neymar


Persamaan : sama-sama punya nomer punggung 11, punya pasangan emas di klubnya masing-masing, punya skill dribel yang bikin lawan kerepotan ngejagainnya.

Hyuga dan Ibrahimovic


Persamaan : sama-sama striker, punya tendangan keras banget yang bikin kiper ngeri, punya body balance yang bagus jadi nggak gampang dijatohin sama bek, terus yang paling mirip sama-sama sombong.

Tsubasa dan Messi


Persamaan : sama-sama main di Barcelona, posisinya all around, punya skill, tehnik, dribel, kecepatan dan shoot yang mengaggumkan, dan yang paling diandelin di klub dan di timnasnya.

Bonus : Roberto dan Guardiola


Persamaan : sama-sama pelatih muda, berbakat melatih, mantan pemain bola dan dekat dengan pemain-pemainnya.


Komentar + Selengkapnya

10 Keturunan Tionghoa Paling Berpengaruh di Indonesia

Warga keturunan Tionghoa sering mendapatkan perlakuan diskrimatif karena ras yang berbeda. Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga negara-negara lain yang menjadi tujuan imigrasi nenek moyang mereka dari Tiongkok Daratan yang berlayar mengarungi samudera beratus-ratus tahun yang lalu. Di Indonesia sendiri, bangsa Tiongkok pertama kali menjalin hubungan dengan pribumi lewat perdagangan. 


Seiring dengan berjalannya waktu, banyak dari mereka yang menikahi warga pribumi dan mendapatkan keturunan sehingga akhirnya menetap di Tanah Air. Setelah menjadi warga negara Indonesia, tak sedikit dari mereka yang menjelma menjadi seorang tokoh nasional. Banyak di antaranya yang ikut serta mendirikan negara Republik Indonesia, walaupun tak banyak yang mengenalnya. Berikut 7 tokoh nasional keturunan Indonesia-Tionghoa yang berjasa terhadap nusa dan bangsa. Cekidot... 


1. Laksamana Muda TNI (Purn) John Lie 


Laksamana Muda TNI (Purn) John Lie atau Jahja Daniel Dharma merupakan seorang perwira tinggi Angkatan laut yang sarat pengalaman dan juga jasa. Mengawali perjalanan hidup sebagai seorang pelaut, John Lie ikut sebuah kapal dagang Belanda sebelum bergabung dengan Kesatuan Rakyat Indonesia Sulawesi dan akhirnya menjadi Kapten di Angkatan Laut Republik Indonesia. Ia berjasa mengawal barang-barang yang ditukar dengan senjata di Singapura untuk melawan pemerintah Belanda. 

Oleh karena terlalu tenggelam dalam kehidupannya sebagai tentara Indonesia, ia baru sempat menikah ketika usianya menginjak 45 tahun. Laksamana Muda John Lie meninggal pada 27 Agustus 2008. Ia mendapat gelar Bintang Mahaputera Utama dari mantan presiden Soeharto pada 1995 dan Bintang Mahaputera Adiprana serta Pahlawan Nasional oleh Presiden SBY pada 2009. 


2. Djiaw Kie Song 


Peristiwa Rengasdengklok mungkin tak akan pernah terjadi tanpa adanya campur tangun Djiaw Kie Song. Ia rela membiarkan rumahnya dijadikan tempat “penyanderaan” Sukarno dan Hatta oleh para tokoh pemuda di antaranya Sukarni, Chaerul Saleh, dan Adam Malik pada Kamis, 16 Agustus 1945. Djiaw Kie Song adalah seorang petani biasa yang tingal di Dusun Bojong, Rengasdengklok, Karawang. 

Sekarang rumah tersebut masih ditinggali oleh keluarganya. Sebelum meninggal pada 1964, Djiaw berpesan agar keluargany tak boleh meminta imbalan apapun dari orang lain. Setiap orang yang ingin tahu sejarah rumah itu harus dilayani. Djiaw pernah mendapatkan piagam penghargaan dariMayjen Ibrahim Adjie pada 1961 ketika ia menjabat sebagai Pangdam Siliwangi. 


3. Abdurrahman Wahid 


Mungkin tak banyak yang tahu, namun Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur pernah menyatakan bahwa ia mempunyai darah Tionghoa mengalir dalam nadinya. Dengan terbuka ia mengakui bahwa ia masih memiliki garis keturunan dari Tan Kim Han yang menikahi Tan A Lok yang merupakansaudara Raden Patah (Tan Eng Hwa) yang mendirikan Kesultanan Demak. Menurut riset yang dilakukan seorang peneliti berkebangsaan Prancis, Louis Charles Damais, Tan Kim Han dikenal sebagaiSyekh Abdul Qodir Al-Shini yang dimakamkan di situs sejarah Trowulan. 


4. Lauw Chuan Tho 


Bersama beberapa tokoh keturunan Tionghoa lain seperti sejarawan Ong Hok Ham dan pendiri harian Kompas, P.K. Ojong, Lauw Chuan Tho turut terlibat dalam pencetusan Piagam Asimilasi yang menganjurkan agar warga keturunan Tionghoa sepenuhnya berasimilasi dengan masyarakat Indonsia.Lauw Chuan Tho memeluk Islam pada 1979 dan mulai dikenal sebagai Junus Jahja. Ia menjadi penyokong berdirinya Masjid Lautze di Jakarta serta Yayasan Haji Karim Oei. Junus Jahja yang pernah dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung pernah dianugerahi gelar Bintang Mahaputra. 


5. Siauw Giok Tjhan 


Siauw Giok Tjhan yang lahir di Surabaya pada 1914 merupakan salah seorang tokoh pejuang yang berhasil membawa Indonesa keluar dari belenggu penjajahan Belanda. Siauw Giok Tjhan yang juga ahli bela diri kung fu ini tercatat pernah menjadi Ketum Baperki, anggota BP KNIP, Menteri Negara, anggota parlemen RIS dan DPR, serta anggota DPRGR/MPRS juga anggota DPA. Ia turut berkontribusi pada pendirian Universitas Trisakti yang dulu bernama Universitas Res Publika. 


6. Lie Eng Hok 



Lie Eng Hok dikenal luas sebagai tokoh Perintis Kemerdekaan Indonesia pada masa pergerakan melawan penjajah Belanda. Ia adalah salah satu tokoh yang memimpin pemberontakan 1926 di Banten. Waktu itu, bersama rekan-rekan seperjuangannya ia merusak jalan, rel kereta api, jembatan, rumah-rumah dan kantor-kantor Belanda untuk menunjukkan perlawanan terhadap pemerintahan kolonial yang menindas masyarakat. Eng Hok juga dikenal sebagai wartawan Surat Kabar Sin Po. Ia memilih menjadi penambal sepatu untuk menyambung hidup daripada mengabdikan diri pada penjajah Belanda. Pada 22 Januari 1959, Lie Eng Hok mendapat gelar Pahlawan Perintis Kemerdekaan RI. 


7. Soe Hok Gie 


Soe Hok Gie merupakan tokoh keturunan Tionghoa termuda dalam daftar ini. Walaupun meninggal pada usia muda (26 tahun), ia mewariskan idealisme kokoh khususnya kepada para mahasiswa Indonesia yang rajin berdemo di jalanan untuk menentang pemerintahan yang tidak mementingkan kepentingan rakyat. Soe Hok Gie merupakan pemuda cerdas yang berani melontarkan kritik bahkan terhadap gurunya sendiri sewaktu ia mendapati gurunya bertindak otoriter. 

Mantan mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Indonesia ini sangat vokal dalam usaha penggulingan pemerintahan Orde Lama yang dianggapnya korup dan tidak lagi memedulikan rakyat. Tulisan-tulisannya yang sudah dihimpun menjadi beberapa buku menjadi buku wajib para aktivis mahasiswa. Hok Gie yang merupakan seorang pecinta alam meninggal secara tragis pada 1969 sehari sebelum hari ulang tahunnya di Gunung Semeru akibat menghirup gas beracun. Seorang kawannya, Idhan Lubis, juga turut meninggal di lokasi yang sama. 


8. Yap Thian Hien 


Tidak ada yang tidak mengenal nama yang satu ini, terutama bagi para aktivis. Ya, namanya diabadikan menjadi penghargaan bagi orang-orang yang terus berjuang demi penegakan hak asasi manusia di negeri ini. 

Yap adalah pengacara yang secara konsisten memperjuangkan hak asasi manusia. Di era Presiden Sukarno, ia menulis artikel yang mengimbau agar presiden membebaskan sejumlah tahanan politik, seperti Subadio, Sjahrir, Mohammad Natsir, Mohammad Roem dan Princen. Ia juga membela pedagang Pasar Senin yang areanya tergusur oleh pemilik gedung.

Yap membela tanpa memandang etnis, agama, atau latar belakang lainnya. Ia anti komunis, tetapi maju membela para tahanan politik tersangka G30S seperti Abdul Latief, Asep Suryawan dan Oei Tjoe Tat. Ia seorang Kristen yang taat tetapi membela para aktivis Islam tersangka peristiwa Tanjung Priok tahun 1984.
Sebelumnya di tahun 1974, ia membela para aktivis mahasiswa yang menjadi tersangka kasus Malari. Akibatnya, Yap ditahan tanpa melalui proses pengadilan.

Yap membuktikan bahwa tidak ada hubungannya nasionalisme dengan nama. Terbukti, ia tetap menggunakan nama Tionghoanya sampai akhir hayat. Salah satu pelopor berdirinya Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) ini meninggal tahun 1989 di Belgia akibat pendarahan usus.


9. Arief Budiman 


Kakak Soe Hok Gie ini bernama asli Soe Hok Djin. Bersama-sama sang adik, ia menjadi aktivis angkatan 66 yang punya andil menumbangkan Orde Lama. 

Sekalipun ikut membidani lahirnya Orde Baru, tidak membuat Arief diam saja melihat penyimpangan yang terjadi dalam rejim tersebut. Jika kita pernah mendengar istilah Golongan Putih atau Golput, nah itu adalah ide cetusan Arief dan kawan-kawannya sebagai tandingan Golongan Karya (Golkar) yang dianggap menyimpang dari tujuan pertama Orde Baru.

Nama Arief menjadi dikenal luas saat mengajar di Universitas Kristen Satywa Wacana (UKSW), Salatiga. Ia memprotes pemilihan rektor yang tidak transparan dan melakukan mogok mengajar.” Terbuang” dari UKSW, Arief justru bersinar di Australia dengan menerima tawaran menjadi profesor di Universitas Melbourne.

Bulan Agustus 2006, ia mendapat penghargaan Bakrie Award di bidang penelitian bidang sosial, tetapi Arief beranggapan penghargaan ini adalah penghinaan karena ia adalah”orang kiri yang menolak modernisasi dan pembangunanisme” tetapi ia mendapat penghargaan dari”orang kanan”.

Lulusan Fakultas Psikologi UI ini menikah dengan Leila Ch, seorang psikolog yang sempat mengasuh rubrik konsultasi di sebuah surat kabar nasional.


10. Lim Wasim dan Lee Man Fong 


Keduanya adalah pelukis istana di masa kepresidenan Sukarno, bersama Dullah. Lim Wasim lahir di Bandung 9 Mei 1929 dan lulusan Institut Seni Rupa Beijing. Setelah menempuh enam tahun masa studi, ia mengajar di Perguruan Tinggi Xian, di Kota Xian,Cina. Sempat terisolasi karena dituduh mata-mata Indonesia oleh pemerintah komunis Cina. Seusai tugas, ia kembali ke Bandung. 

Sementara Lee Man Fong lahir di Tiongkok dan menempuh pendidikan seni di Singapura. Belajar dengan pelukis Lingnan dan mempelajari teknik melukis dengan cat minyak. Tahun 1933, ia pindah ke Indonesia. Sempat menjadi tawanan Jepang di Perang Dunia II dan setelah itu ia menjadi pelukis istana Presiden Sukarno.

Wasim berkenalan dengan Man Fong sepindahnya dari Bandung ke Jakarta. Di Bandung Wasim bergabung dalam kelompok Tjipta Pancaran Rasa bersama pelukis Barli, Angkama dan lain-lain. Tahun 1965, Wasim sempat menyusun buku Lukisan-lukisan Koleksi Bung Karno dari jlid 6 sampai 10 yang rencananya diterbitkan pada ulang tahun Bung Karno ke-65. Tetapi tragedi G-30S PKI membuyarkan rencananya dan rencana ini dibawanya hingga akhir hayat. Wasim masih berada di istana semasa pemerintahan Presiden Suharto dan keluar istana tahun 1968. Sempat mengalami trauma karena takut dianggap ”Sukarnois” ia menyamar menjadi pengusaha roti, tetapi melukis tidak bisa lepas dari hidupnya.

Lee Man Fong sendiri mengasingkan diri ke Singapura setelah kudeta tersebut tahun 1966, dan tetap berkarya. Kumpulan lukisannya diterbitkan dalam buku Lee Man Fong: Oil Paintings, volume I dan II, diterbitkan oleh musium Art Retreat. Lukisan-lukisan Man Fong banyak dikoleksi kolektor lukisan seluruh dunia.

Wasim sendiri justru banyak mengadakan pameran di luar negeri dan memperoleh banyak penghargaan internasional diantaranya dari International Biographical Center,Cambridge, Inggris (1975), Academia Italia delle Arti e del Savoro (1981) dan sejumlah penghargaan lainnya. Nama Wasim termasuk dalam kamus seni terbitan Inggris dan Amerika. Di negeri sendiri, Wasim cenderung kurang dihargai dan Wasim lebih memilih menjadi orang yang terus berkarya tanpa perlu diekspos.

Man Fong menghembuskan nafas terakhir tahun 1988 di Puncak akibat sakit, sementara Wasim meninggal dunia di Jakarta 28 Agustus 2004 akibat pendarahan otak. Rekannya sesama pelukis istana, Dullah, sudah berpulang tahun 1996.

Tidak semua tokoh keturunan Tionghoa yang berjasa ditampilkan di sini, tetapi setidaknya mereka dapat membukakan mata hati kita bahwa mereka adalah Indonesia.


Komentar + Selengkapnya

Masuk 50 Pemimpin Hebat versi Fortune, Jokowi kalahkan Obama


Majalah Fortune mengeluarkan daftar 50 pemimpin paling hebat di dunia. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo ada dalam daftar tersebut, menempati posisi nomor 37.

Malah Presiden Amerika Serikat Barack Obama gagal masuk dalam list tersebut. Majalah Fortune menilai Obama kalah bersaing dengan para tokoh lainnya.

"Presiden Obama tidak dikeluarkan dari list pemimpin terhebat. Tapi dia gagal masuk kriteria Fortune tahun ini jika dibandingkan dengan para pemimpin dari berbagai negara yang menunjukkan sejarah panjang kepemimpinan," demikian pernyataan majalah Fortune.

Belum ada komentar dari Obama atau Gedung Putih mengenai hal ini. 

Uniknya Kantor Berita Inggris BBC pernah menyebut Jokowi sebagai Obama dari Jakarta.

"Mr Widodo adalah politikus yang bersih. Seorang pemimpin yang mendengarkan keluhan masyarakat. Dia kerap disamakan dengan Presiden AS Barack Obama , bukan karena perawakannya yang sama-sama tinggi dan langsing. tetapi karena empatinya pada masyarakat."

"Saya bukan Obama . Saya cuma orang yang sederhana," kata Jokowi sambil tertawa saat mendengar hal itu dulu.

Berikut peringkat 10 besar dalam list tersebut.
  1. Paus Fransiskus
  2. Kanselir Jerman Angela Merkel
  3. CEO Ford Motor Co. Alan Mulally
  4. CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett
  5. Mantan Presiden AS Bill Clinton
  6. Tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi
  7. Komandan tentara AS di Afganitsan Jenderal Joe Dunford
  8. Penyanyi grup band U2 Bono
  9. Pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama
  10. CEO Amazon.com Jeff Bezos



Komentar + Selengkapnya

[Parah] Ini Hinaan Malaysia kepada 3 Presiden Indonesia


Presiden ke tiga Republik Indonesia BJ Habibie menyebut kemungkinan pesawat Malaysia Airlines meledak di angkasa di ketinggian 10 Km. Menurut Habibie hal itulah yang membuat keberadaan pesawat yang membawa 329 penumpang itu hingga kini belum ditemukan.

Namun pernyataan Habibie tersebut segera menjadi bahan olok-olokan di dunia maya Malaysia. Situs-situs berita online Malaysia yang menampilkan pernyataan itu Habibie itu dibanjiri komentar. Mereka menyebut Habibie bukan ahli di bidang penerbangan, sehingga teorinya tak masuk akal.

Terlepas dari hal tersebut, Malaysia juga pernah membuat hubungan dengan Indonesia memanas. Negeri jiran itu beberapa kali pernah menghina presiden Indonesia.

Penghinaan itu ada yang dibalas keras oleh pemerintah namun ada juga yang diselesaikan secara 'adat'. Berikut tiga kasus Malaysia yang menghina presiden Indonesia.


1.Foto Soekarno bakar publik Malasyia


klik77.com - Demo besar-besaran anti-Indonesia pernah terjadi di Malaysia pada tahun 1963. Bahkan para demonstran juga menyerbu Gedung KBRI di Malaysia. Mereka lalu merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman (Perdana Menteri Malaysia saat itu) dan memaksanya untuk menginjak Garuda. 

Amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak. Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesian yang menginjak-injak lambang negara Indonesia dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. 

Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato beliau yang amat bersejarah. Sejak saat itu hubungan Indonesia dan Malaysia mulai tidak akur.


2.Mantan menteri Malaysia sebut Habibie pengkhianat


klik77.com - Mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin menyebut Presiden RI ke tiga Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai pengkhianatan bangsa. Tudingan ini dia tuliskan pada tajuk rencana sebuah media massa, koran Utusan Malaysia.

Tak hanya termuat di edisi cetak, tulisan Zainudin Maidin juga dimuat dalam laman internet harian berpengaruh di Malaysia itu, pada Senin, Desember 2012 lalu. 

Dalam tulisannya, Maidin menyebut bila BJ Habibie tercatat sebagai Presiden Indonesia paling singkat dalam sejarah. Maidin menuding Habibie tersingkir karena mengkhianati negaranya, dan juga telah menjadi tamu kehormatan bagi Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim baru-baru ini.

Dalam tulisan kolom editorial berjudul 'Persamaan BJ Habibie dengan Anwar Ibrahim', Maidin menyebut mantan Menristek itu disingkirkan setelah menjadi Presiden Indonesia hanya selama 1 tahun 5 bulan karena setuju dengan desakan Barat agar mengadakan referendum di Timor Timur. Hal ini menyebabkan Timor Timur keluar dari Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1999.

"Beliau mengakhiri jawatan dalam kehinaan setelah menjadi presiden sejak 20 Oktober 1999," tulis Maidin seperti dikutip dari Utusan.com, Selasa (11/12).

Tak hanya soal Timor-Timur, Maidin juga menyatakan Habibie adalah penyebab perpecahan bagi rakyat Indonesia. Saat Habibie memimpin, Indonesia memiliki 48 partai politik yang dinilai Maidin adalah sebagai bentuk perpecahan politik.

"Habibie menjadi gunting dalam lipatan terhadap Presiden RI Soeharto walaupun Soeharto yang membawanya kembali dari Jerman untuk kemudiannya menjadi wakil Presiden dan demikian juga yang dilakukan oleh Anwar Ibrahim terhadap Tun Dr Mahatir Mohamad ketika beliau menjadi Timbalan Perdana Menteri setelah dipungut daripada ABIM," tulis Maidin.

"Bagaimana pun Habibie sempat menjadi Presiden dan mengkhianati bangsa dan negaranya setelah menjadi Presiden, tetapi Anwar mahu menyerahkan negara ini kepada IMF dan New Imperialis sebelum sempat menjadi Perdana Menteri. Allah telah menyelamatkan rakyat Malaysia," tulisnya lagi.


3. Gus Dur dihina


klik77.com - Setelah menghina Habibie , Zainudin Maidin kembali membuat publik Indonesia marah. Zainudin mengejek mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lewat situs pribadinya zamkata.blogspot.com.

Zainudin menuding Gus Dur seorang pemimpin tidak menghormati kedaulatan Malaysia dan terlalu jauh ikut campur urusan politik dalam Negeri Jiran itu. Tulisan yang dibuat Selasa (18/12/2012) juga mengecam almarhum sebagai tokoh sok tau hendak mengajarkan demokrasi pada Malaysia.

Zainudin malah membandingkan dua tokoh itu dengan mantan Presiden Soeharto. Menurut dia keduanya harus belajar dari bapak pembangunan itu bersusah payah menjaga hubungan baik dengan Malaysia, saat itu dipimpin Tun Abdul Razak, dan tidak mencampuri otoritas dalam negeri masing-masing.

Dalam tulisan itu nampak tersirat ketidak sukaan Zainudin atas dukungan Gus Dur dan Habibie pada mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Keduanya dituding memberi dukungan penuh pada oposisi terbesar UMNO itu dan ini membuat Anwar menjadi semakin percaya diri untuk melaju ke pemilihan umum Malaysia bakal digelar Februari mendatang.

Lebih jauh Zainudin menuliskan rakyat Indonesia tengah berada dalam demokrasi kebablasan setelah melalui penindasan politik sekian lama oleh Orde Baru. Dia menilai gairah euforia ini membuat sebagian pihak memandang remeh demokrasi di Malaysia sampai-sampai mau mengajarkan cara bernegara yang benar.



Komentar + Selengkapnya

Informatif dan Kreatif | www.klik77.com